Banyuwangi terhubung melalui udara, darat, dan laut. Temukan moda transportasi paling sesuai untuk mencapai gerbang timur Pulau Jawa ini.
Kawasan Banyuwangi dapat diakses melalui empat moda transportasi utama dari berbagai kota di Indonesia.
Bandar Udara Internasional Banyuwangi (BWX / WADY) di Blimbingsari melayani penerbangan dari Jakarta, Surabaya, dan kota lain.
Stasiun Banyuwangi Kota dan Stasiun Ketapang melayani rute kereta antarkota dari Surabaya, Malang, hingga Jakarta.
Terminal Sri Tanjung dan Brawijaya melayani bus antarkota antarprovinsi serta angkutan menuju berbagai destinasi.
Pelabuhan Ketapang menghubungkan Jawa dan Bali melalui penyeberangan feri menuju Pelabuhan Gilimanuk yang beroperasi 24 jam.
Bandara Internasional Banyuwangi, sebelumnya dikenal sebagai Bandar Udara Blimbingsari, berlokasi di Desa Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari. Bandara ini dibuka pada 29 Desember 2010 dan diklaim sebagai bandara hijau pertama di Indonesia berkat konsep arsitektur ramah lingkungannya.
Berjarak sekitar 17 km dari pusat Kota Banyuwangi, bandara dengan landas pacu sepanjang 2.500 meter ini menjadi pintu masuk udara utama bagi wisatawan menuju kawasan Sunrise of Java.
Setelah tiba, beragam pilihan angkutan tersedia untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata.
Sewa mobil atau motor menjadi pilihan paling fleksibel untuk menjangkau destinasi yang tersebar, termasuk jalur menuju Kawah Ijen dan pantai-pantai selatan.
Layanan ojek dan taksi online tersedia di area perkotaan untuk mobilitas jarak dekat maupun antarkecamatan.
Paket open trip dan private trip memudahkan kunjungan ke titik-titik dengan medan menantang seperti Sukamade dan pendakian dini hari Ijen.
Hubungi kami untuk informasi seputar akses, atau lanjutkan menelusuri destinasi wisata unggulan Banyuwangi.